Jurus(kurang)Jitu FKUIN Jakarta-RSUP Fatmawati

Sebuah catatan singkat selama menjalani koas, lebih lengkapnya silahkan cek di Youtube kanal Abdihilap.com

Video abdihilap

Temukan lebih banyak video hanya di kanal abdihilap.com di Youtube

Pages

Senin, 16 Januari 2012

OUTBOND, SIAP !

Alhamdulillah, semua materi Masa Kaderisasi Terintegrasi (Mankadtri) tahun 2012 telah selesai diberikan dengan diadakannya Outbond pada hari Sabtu, tanggal 14 Januari kemarin. Itu berarti, kegiatan selanjutnya adalah magang dari semua oragnisasi yang ada di kedokteran uin jakarta, yaitu dari BEM, CIMSA dan USMR.

Outbond ini merupakan acara yang setiap tahun diadakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Medical Rescue (USMR), organisasi di kedokteran UIN yang bergerak dibidang penanganan bencana. Seluruh peserta masa kaderisasi ini dibagi menjadi 10 kelompok yang akan melewati 5 pos. Acaranya sendiri dimulai pada pukul 09.00 pagi dan dimulai dengan kegiatan Forum Dokter Muslim (FMDM).

(Terlihat para peserta sedang melakukan senam)

Sabtu, 14 Januari 2012

NOBAR ALA MAHASISWA

"......Tidak sebatas nonton, tapi dapet ilmu juga...

Hari Rabu kemarin, tepatnya tanggal 12 Januari 2012 Standing Committee of Medical Education (SCOME) CIMSA Lokal UIN Jakarta mengadakan suatu kegiatan Medical Movie yang mengangkat suatu kisah mengenai gangguan psikiatri dari serial drama dr. HOUSE M.D. Kegiatan ini sendiri tidak hanya dikhususkan untuk pendidikan dokter saja, tetapi juga untuk program studi keperawatan, farmasi dan kesehatan masyarakat.


Ini adalah kali pertamanya Scome lokal UIN mengadakan medical movie setelah sebelumnya sukses dengan kegiatan Farmako Club ( Kumpulan para pecinta dunia perobatan) dan Breaking The Silent (Kegiatan memahami bahasa isyarat). Meskipun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan minat para pecinta film di kalangan mahasiswa untuk menyempatkan hadir. Acara dibuka langsung oleh ketua pelaksana (Karlina, 2010) dan LOCO CIMSA UIN Jakarta (M.Ibnu Imadudin, 2009)






(Tampak antusias peserta mengikuti kegiatan)





Seperti kita ketahui, Dr. Gregory House (Hugh Laurie) adalah chief dari Department of Diagnostic Medicine di Princeton-Plainsboro Teaching Hospital. Ia memiliki tiga doktor muda yang menjadi anak buahnya, yaitu Dr. Eric Foreman (Omar Epps), Dr. Allison Cameroon (Jennifer Morrison) dan Dr. Robert Chase (Jesse Spencer). Tingkah laku House yang nyentrik dan terkadang sikapnya yang aneh tidak hanya sering membuat susah tiga anak buahnya, tapi juga sering membawa masalah bagi atasannya, Dr. Lisa Cuddy (Lisa Edelstein).

Metode House dalam mendiagnosa pasiennya membuat saya terkagum karena begitu menarik dan teliti, bahkan terkadang cenderung menabrak semua aturan medis yang ada. Bahkan terkadang, menyelinap ke rumah orang atau melanggar hukum merupakan hal yang biasa bagi House untuk mencari tahu penyebab penyakit misterius pasien. 
 
Kenapa misterius ? karena jangan harap House mau menangani penyakit-penyakit biasa yang umum terjadi. Penyakit dengan sindrom-sindrom aneh adalah hal yang bisa membuat House tertarik untuk menanganinya, dan pada kasus-kasus inilah muncul keputusan House yang kontroversial tapi ujung-ujungnya brilyan. Dan ini jadi alasan mengapa ia tetap menjadi salah satu dokter yang tak tergantikan di Princeton-Plainsboro.
 


 
 (Panitia tampak sedang menjelaskan analisa filmnya)

Tidak hanya sebatas menonton, Scome juga berusaha menganalisis film berdasarkan keilmuan di dunia kedokteran. Mulai dari gejala-gejala yang terdapat di seorang pasien, sampai ke sikap dan etika yang harus dilakukan terhadap pasien dengan gangguan kejiwaan tidak luput diperbincangkan. (Terimaksih untuk Fikrifar Riz dari CIMSA Nasional yang banyak membantu).

Salam abdihilap...!

STUDI BANDING FAKULTAS KEDOKTERAN INDONESIA

Studi Banding Islamic Health Sciences Community of Indonesia Malaysia (IHSCIMA)
Malaysia, 15-18 Desember 2011


Selasa, 10 Januari 2012

CERPEN "SATU SURAT SATU PERTEMUAN" (SESSION I )

Hidup ini aneh....

Mungkin itulah kata-kata yang akan pertama kukatakan di pagi hari ini. Maklum saja, hampir semalaman aku memimpikan tentang hari-hari sebelumnya yang seolah-olah aku kembali lagi ke masa lalu dan begitu nyata seperti aslinya.

Aku tidak ingin terus bermalas-malasan di kamar tidur. Kubuka jendela di pojok kamar dan tirainya kusingkapkan dengan perlahan-lahan. Tirai yang sudah hampir berusia dua puluh tahun ini terus menemaniku sampai aku remaja saat ini. Warna putihnya sudah agak lusuh dan kehitaman, bukan karena tidak pernah menyentuh air atau detergen, tapi karena harga tirai saat ini sudah melebihi keperluan makan sehari. Dibandingkan tidak makan, akhirnya kuputuskan untuk tidak mengganti tirainya.

Tepat jam lima pagi waktu aku melihat sepintas jam tua di ruangan tengah rumahku. Warnanya keemasan, sampai saat ini jam tua itu kelihatan bagus. Maklum, jam tersebut adalah maskawin yang diberikan ayahku waktu meminang ibu. Sesekali setiap satu jam, ia berbunyi persis seperti suara kakek-kakek yang sudah renta. Bukannya membuat orang sadar akan waktu, jam tersebut malah membuat keheningan malam jadi semakin menakutkan dengan suaranya.

Kubasuh mukaku untuk berwudu dan langsung kutunaikan shalat subuh dua rakaat. Begitu tenang di hati.

Tidak terasa matahari dari balik gunung Candra Asih, nun jauh disana sudah menampakkan diri menyinari halaman rumah yang penuh dengan tanaman. Keluar dengan perlahan-lahan. Tampak malu menyapa bumi. Namun dibalik kelembutannya ia adalah makhluk kuat dan gagah. Riakkan air dari sungai kecil di dekat rumahku pun seakan memeriahkan suasana pagi ini. Kicauan burung-burung kecil dan kokokan ayam jantan dari samping rumah seperti tidak ingin ketinggalan untuk sama-sama berpartisipasi menyambut pagi setiap harinya.

“Candra, tolong ayahmu ngasih pakan ikan di kolam, nih.” Lamunanku terputus oleh suara ibuku di dekat pintu dapur. Sosok yang begitu menjadi tauladan untukku. Suaranya merdu, tulus, dan tidak pernah memarahiku, meski saat aku sedang salah. Ia begitu bijak dengan kata-katanya, sehingga sekali-kali mataku meneteskan air mata waktu kulihat kedua tangannya penuh dengan luka irisan akibat sayatan pisau. Ia begitu bela untukku, untuk masa depanku.

Aku hidup bukan berada di keluarga yang sanggup mewujudkan semua hal yang terpintas di fikiran, ketika ada sedikit uang perlu waktu berhari-hari untuk berfikir jika hendak membeli keperluan selain kebutuhan dapur hingga karena waktu terlalu lama akhirnya uangnya keburu terpakai. Semua itu kujalani dengan penuh pengertian bahwa ini adalah hal yang terbaik yang dianugerahkan Tuhan untukku, keluarga dan masa depanku.

Bersambung....



Selasa, 27 Desember 2011

BELAJAR JADI PENULIS (BACA : PEMULA)

Beberapa waktu lalu, Neneng Nurlaila Uspuriah (FKUIN), Munirah Siregar (FKUIN) dan saya sendiri mengikuti lomba cerpen yang diadakan oleh Bentang Pustaka, salah satu penerbit terbesar di negeri ini. Lomba tersebut diikuti secara per-team dengan minimal mengirimkan 80 lembar A4. 

Menurut saya, lomba ini benar-benar menguras tenaga karena di waktu yang bersamaan banyak sekali ujian di kampus yang harus kami lewati. Setelah beberpa lama kami menulis, akhirnya syarat minimal pengiriman telah terpenuhi, bahkan mencapai 120 halaman A4. Alhamdulillah !

Jika dibilang bagus, rasanya belum pantas jika harus disandarkan dengan “kata manis” tersebut, bahkan terbilang masih jauh. Ibarat sebuah pohon adalah para penulis tersohor di negeri ini, maka kami (khususnya saya) hanyalah tunas yang baru tumbuh. Pengalaman –lah yang ingin kami dahulukan untuk saat ini. Sejak bergabung dengan Forum Lingkar Pena Jakarta, ini adalah kali pertamanya kami menulis cerpen dalam bentuk buku.

Beberapa judul cerpen tersebut adalah Panggil Aku Bunda, Sayang dan Love is...(Munirah Siregar), Neneng Nurlaila dengan Kuikhlaskan Suamiku menikahinya, Surat Cinta sang Pecinta Tua dan saya sendiri, Satu Surat untuk Satu Pertemuan (Hehehe..agak katro sedikit).





CHEER UP DI PENGUJUNG TAHUN

Tanggal 10 Desember lalu, Pendidikan Dokter angkatan 2009 (baca : angkatan saya), mengadakan acara Farewell Party di gedung eks. Perpustakaan kampus lama kedokteran UIN Jakarta. Acara ini merupakan acara perpisahan untuk angkatan 2008 yang telah lulus di pre-klinik alias kampus dan akan melanjutkan ke klinik di RSUP Fatmawati, Jakarta.

========= (*.*)=========

Acara yang bertemakan Cheer up for our last going Glory night ini dimulai pada pukul 20.00 WIB. Untuk konsepnya sendiri, semua panitia berpakaian resmi dengan memakai jas dan dasi layaknya seorang waiter di sebuah restoran. Tidak lupa, desain panggung , meja dan kursi pun semakin menambah keindahan suasana acara ini yang memang ditujukan untuk menciptakan suasana romantic. Cheer up !



Berikut ini adalah susunan acara Farewell Party 2011, cekidot !

SUSUNAN ACARA FAREWELL PARTY
Sabtu malam, 10 Desember 2011
PJ Umum : Adi Heryadi

18.00-19.00 :
- Parkir depan dekanat lama (Mang Bacok)
- Registrasi di depan dekanat lama (PJ Registrasi : Iin dan Afida)
19.00-19.30 :
- Memanggil KK satu persatu untuk naik ke lantai atas (Adita dan Angel)
- Menyambut KK di depan pintu dan mengantarnya ke meja yang ditentukan (Munirah, Kharisma, Eka, Amel, Ali, Abe)
- Memberi jamuan (Ayu Imung, Atingul, Husnita, Resti, Retno,Zuwi)
19.30-19.40 :
- Pembukaan (MC = Adita dan Angel)
- pembacaan ayat suci Al-Quran (Syukran dan Salwa)
19.40-19.55 : Sambutan (PJ : ADI)
- Ketua Panitia FP = Alvin Rifki
- Ketua Angkatan 2008 = Agus Anang Fathoni
19.55-20.05 :
Video Zooming yaitu menampilkan lokasi dari mulai angkasa, bumi, benua asia, indonesia, jakarta, ciputat, pisangan, lokasi. (DIANA)
20.05-20.20 :
Perform : DOREMI dengan lirik versi sie.acara. (PJ : IBNU)
Gitaris dan Vokalis : Ibnu dan Shadik
Pemeraga Gaya : Ali, Angga, Zul, Alvin, Tarikh, Midun, Via, Reani, Adel
20.20-20.30 : Nominasi : Couple of The Year (Adinda dan Angga)
20.30-20.40 : Film Part. I (PJ :DIPTA DAN REANI)
20.40-20.50 : Nominasi : Best Modist (Syukran dan Matul)
20.50-21.00 : Film Part. II (PJ :DIPTA DAN REANI)
21.00-21.15 : Perform Daerah dan Games (PJ : SEILA)
21.15-21.25 : Film Part. III (PJ :DIPTA DAN REANI)
21.25-21.35 : Nominasi : Resisten Person (Via dan Tarekh)
21.35-21.45 : Video Dokumentasi (PJ : DIANA)
21.45-22.00 : Alunan Perpisahan (PJ : IBNU)
22.00-22.05 : Doa dan Penutupan
Doa : M. Fahmi
Penutupan : MC



Alunan Perpisahan (Sheila on 7)
 
Dan
Pabila esok, datang kembali
Seperti sedia kala
Dimana kau bisa bercanda
Dan
Perlahan kau pun
Tinggalkan kampus, ke Fatmawati
Sadarkah kau disini
Kami berduka
Ditinggalkanmu, Merindukanmu
Kakak-kakaku..uuuu..uuuu...
Reff :
Berjuanglah kakak-kakaku
Disini pun kami berdoa
Semoga slalu menjadi dokter muda
Untuk Bangsa
Bersabarlah wahai kakakku
Janganlah pernah putus asa
Tetap jadilah keluarga bersahaja
Selamanya
(PUISI : Tarekh)
Kakak-kakaku
Kami tahu, kami bisa merasakan
Untuk mencapai kesuksesan
Banyak impian kalian yang harus ditinggakan
Banyak keringat yang harus bercucuran
Waktu yang tidak terbatas
Jangan merasa cukup ka, Jangan merasa berakhir

Berjuanglah kakak-kakaku
Disini pun kami berdoa
Semoga slalu menjadi dokter muda
Untuk Bangsa
Dan ingatlah wajai kakaku
Pepatah ayah dan ibumu
Agar kelak kau menjadi dokter berbakti
untuk negeri

Rabu, 21 Desember 2011

KISAH INSPIRATIF : MEMBERI, BARU MEMINTA

Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang dan petir yang menyambar-nyambar. Malam itu telepon berdering di rumah seorang dokter.

'' Istri saya sakit,” terdengar suara minta pertolongan. ''Dia sangat membutuhkan dokter segera."
Si dokter menjawab, ''Dapatkah Bapak menjemput saya sekarang ? Mobil saya sedang masuk bengkel.''  

Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut menjadi berang. ''Apa ?!!!!!!'' katanya dengan marah. ''Saya harus pergi menjemput dokter pada malam yang berhujan lebat seperti ini ???!!!'

======================================================

Kita senantiasa meminta sesuatu kepada orang lain. Sayangnya, kita seringkali lupa untuk memberi. Kita tak sadar bahwa apapun yang kita berikan sebenarnya adalah untuk diri kita sendiri, bukan untuk siapa-siapa. Di dunia ini tak ada yang gratis. Segala sesuatu ada harganya. Seperti halnya membeli barang, Anda harus memberi terlebih dahulu sebelum meminta barang tersebut. Kalau Anda seorang penjual, Anda pun harus memberikan pelayanan dan menciptakan produk sebelum meminta imbalan jasa Anda. Inilah konsep ''memberi sebelum meminta'' yang sayangnya sering kita lupakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ini adalah sebuah kisah yang pernah saya baca di sebuah situs terkenal di Indonesia, Kaskus. Sesama kaskuser, saya terlebih dahulu meminta izin mengkopi artikel ini. No Plagiat !

Padahal ''memberi sebelum meminta'' adalah sebuah hukum alam. Kalau Anda ingin anak Anda mendengarkan apa yang Anda katakan, Andalah yang harus memulai dengan mendengarkan keluh kesah mereka. Kalau Anda ingin karyawan atau bawahan Anda bekerja dengan giat, Andalah yang harus memulai dengan memberikan perhatian, dan lingkungan kerja yang kondusif. Kalau Anda ingin disenangi dalam pergaulan, Anda harus memulainya dengan memberikan bantuan dan keperdulian kepada orang lain.

Sebetulnya semua orang di dunia ini senantiasa memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Namun, kita dapat membedakannya menjadi dua tipe orang. Orang pertama kita sebut sebagai orang yang egois. Merekalah orang yang selalu meminta tetapi tak pernah memberikan apapun untuk orang lain. Orang ini pasti dibenci dimana pun-ia berada.

Jenis orang kedua adalah orang yang juga mementingkan diri sendiri, tetapi dengan cara mementingkan orang lain. Mereka membuat orang lain bahagia agar mereka sendiri menjadi bahagia. Ini sebenarnya juga konsep mementingkan diri sendiri tetapi sudah diperhalus. Kalau Anda selalu memberikan perhatian dan bantuan kepada orang lain, banyak orang yang akan menghormati dan membantu Anda. Kalau demikian, Anda sebenarnya sedang berbuat baik pada diri Anda sendiri.

Terimakasih.






Sabtu, 10 Desember 2011

BEKERJA SAMA, BUKAN SAMA-SAMA KERJA

Ini adalah mankadtri kedua dalam rangkaian enam acara mankadtri yang akan dilaksanakan tahun ini. Mankadtri kali ini membahas mengenai pentingnya sebuah team. Tema yang diangkat oleh CIMSA sebagai penyelenggaranya adalah “There’s no ”I” in team. Muhammad Fahriza (LORP CIMSA UIN 2007) dan Tita Rashida (LOCO CIMSA UNPAD) hadir sebagai pembicara. Mereka berdua terlihat sangat kompak membawa acara Mankadtri ini dengan semangat menggebu-gebu, namun masih dalam suasana santai.

Hal yang paling disinggung adalah mengenai individualisme dalam sebuah team. Individualisme merupakan sikap dan sifat negatif yang akan merusak kinerja sebuah team. Berbicara mengenai Team adalah berbicara Bekerja Sama, bukan Sama-sama Kerja.


Tapi, individualisme juga tidak selamanya disalahkan. Seorang individualis biasanya adalah seorang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Mereka berani melakukan segala sesuatunya sendiri adalah bukti tingkat kepercayaan diri mereka yang begitu tinggi.

Kuncinya adalah bukan menyudutkan para individualis ini tapi tahu dimana menempatkan mereka! Tempatkanlah mereka dalam suatu bidang kerja spesifik yang tidak mengharuskan mereka bekerja sama dengan anggota tim lainnya. Bidang kerja spesifik ini dapat berupa pembuatan proposal kerja sama sampai kepada dealing dengan client. Para individualis ini biasanya memiliki tingkat kinerja yang di atas rata-rata ketimbang anggota lainnya karena motivasi dan Ambisi mereka untuk selalu lebih hebat daripada yang lainnya.


Membaca surat kabar seputar-indonesia, dijelaskan satu hal yang perlu diketahui oleh kita adalah bahwa seorang individualis tidak pernah cocok bekerja dalam tim TAPI bukan berarti mereka tidak cocok menjadi bawahan Anda atau bahkan pemimpin Anda! Faktanya mereka biasa melakukan segala sesuatunya sendiri dan sangat yakin dengan hasil kerja mereka. Ketika ada orang lain yang ditugaskan untuk membantu mereka, para individualis ini cenderung menganggapnya sebagai 'penghalang' saja.
Sebagai bawahan Anda, Anda akan mendapatkan kinerja yang sangat optimal dari seorang individu. Dan sebagai pemimpin Anda, Anda akan mendapatkan seorang pemimpin yang berapi-api yang senantiasa mengarahkan Anda untuk mencapai 'kesempurnaan' dalam bekerja.

Terimakasih, CIMSA.





Kamis, 08 Desember 2011

MASUK SUSAH, NGEJALANI SUSAH, KELUAR (JUGA) SUSAH


“.....sebelumnya saya mengucapkan selamat untuk angkatan 2008 yang baru saja mengucapkan Sumpah Kepanitraan Klinik (Koas) terutama untuk Ka Majid (Kaka angkat saya di angkatan 2008) dan ucapan selamat juga untuk Ka Fabio Ismayanto (kaka angkat saya di angkatan 2005) yang baru saja mengucapkan Sumpah Dokter...”

Tidak terasa ternyata saya sudah di tingkat terakhir pre-Klinik. Ini adalah tahun ketiga saya menjalani pendidikan di kedokteran. Masuk susah, kuliah susah dan keluarnya juga susah. Tidak perlu meratapi nasib dan tidak perlu menyesali pilihan, yang jelas ini adalah sebuah pilihan. Mungkin, pilihan yang sulit.

________________________________________________________________________________
Baca Juga  Artikel :

Fakultas Kedokteran di Indonesia
Pre-Klinik FK UIN Jakarta
Klinik FK UIN Jakarta
Pilihan Spesialis di Kedokteran
Ikatan Alumni Dokter UIN Jakarta
Departemen Kaderisasi BEMJ Pendidikan Dokter UIN Jakarta
Alasan Jadi Dokter ?
Standar Kompetensi Dokter Muslim UIN Jakarta
Masuk Susah, Keluar (juga) Susah

_______________________________________________________________________________


Menurut saya, justru di kedokteran-lah yang dosennya berani membentak, memarah-marahi, mencaci maki tanpa ampun dan kami sebagai mahasiswa hanya bisa tertunduk malu tanpa bisa memandang dan berkata apa-apa. Kata-kata kasar sudah menjadi makanan pembuka ketika ada kesalahan. Tapi mungkin seperti itu lah dunia kami sesungguhnya, senioritas adalah undang-undang kami. Mahasiswa tingkat satu harus selalu taat terhadap tingkat atas, mahasiswa koas harus selalu taat terhadap dokter umum, dokter umum harus selalu taat terhadap dokter spesial dan dokter spesialis harus selalu taat terhadap konsulen.
Aneh memang kalau dirasakan dengan hati, tapi inilah dunia kami sesungguhnya. Masa pre-klinik mungkin kelulusan tergantung nilai hasil ujian, artinya (masih) objektif. Tapi selama di koas, kelulusan bukan hanya ditentukan oleh faktor objektif nilai, tapi juga faktor subjektif dari konsulen, jangan berharap lulus kalau dosen sudah membenci kelakuan kita. Sekali lagi, ini adalah sebuah pilihan, dan kami enjoy menjalaninya.

Terlepas dari semua rintangan itu, sekai lagi, saya mengucapkan selamat terhadap kaka kelas yang telah lulus dengan nilai memuaskan. Semua kesulitan yang saya jelaskan diatas, hanyalah sebagian kecil dari yang akan kami lewati.

============================================================================

Ini adalah beberapa comment dari sahabat abdihilap.com, saya mengucapkan terimakasih.

(Mr.BIBIBO)
Waah, temen gue yang satu ini nulis tentang perkuliahan tooh rupanya... hmm.. gue mau comment apa yaa ?! Oke deh, mulai dari yang gue jalanin, gue menjalani hidup sebagai mahasiswa kedokteran tidak dengan datar-datar aja...banyak hal yang menyenangkan dan mengesalkan yang udah gue alami karena gue emang ga suka sesuatu yang monoton. mungkin banyak mahasiswa yang mau menjalani kehidupan sebagai mahasiswa FK dengan baik-baik aja dan ga mau neko-neko,, ada benernya juga sih yang seperti itu, ga harus repot ngurus hal-hal tambahan yang tiba-tiba dibebani karena suatu hal, contohnya; seperti tugas tambahan bahkan ujian tambahan hehehe..tapi bukan berarti hal tambahan itu tidak seruu looh....ada keseruan tersendiri dan pengalaman yang ga semua orang dapat hihihi.... tapi yaa itu semua pilihan kalian!!! Kalian laah “mahasiswa” yang menentukan mau jadi mahasiswa seperti apa kalian...tetap semangat dan maju terus mahasiswa FK !

(Miss Partus)
Wahhhh...c akang ternyata galau gara2 dapet kado kalimat sensasional “ br*ng*e*”....hahahah..dinikmatilah...suruh spa masuk jurusan yg dosen bs memberdayakan hirarki, monarki, anarki...komplitlah melebihi peraturan bangsa romawi... makanya secepatnya jadi dosen biar bisa menindas orang..kalo mau menyiksa anak orang obatnya segeralah menikahhhhh.....
But....tetep semangat akh.......semakin disetrum semakin kuat seperti bayi preeklampsia karena sering di siksa jadi saat membuka mata didunia kan sdh lbh kuat....

(DeEf)

Sebelumnya gue mau ketawa duluuu ada temen gue yang nulis kayak giniii.. huakakkakakakkakakakakakakakakakak .....
Kehdupan gue disini bisa dibaratkan kayak lewat jalan tol Jakarta-Merak sore sore .. Ga lancar , jalan “ndet-ndet-an” macet .. udah gitu banyak lubang.. hha, ga jelas banget gue yaa .. huakakakkaka .. pokoknya sesusah apapun kehidupan yang lo jalani di kedokeran, jalani aja .. maju terus pantang mundur .. jangan lupa jaga kelakuan, karena dosen itu fokus banget sama kelakuan kita, sedikit aja kelakuan kita jelek, kita langsung di cap buruk sama dosen .. hahahhahahhahah
Buat penutup, gue mau ketawa lagi ahhh.. hhahahahhahahahahahahhahaha :D

(Yesha)
Assalamu’alaikum.....
Hmmmmmm....
Gimana ya......
Hmmmm....
Menurut gue kalo di kedokteran itu lumayan asiik apalagi temen2nya gila semua (sumpah gak ada yang normaaal) dan ahamdulillah gw belajarnya enjoy2 ajaa hehe
Emang sih, sebelum masuk kedokteran lo harus bisa mastiin dulu itu keinginan lo apa keinginan orang tua lo, kalo keinginan diri sendiri ya syukuuur, kalo keinginan ortu mending pikir2 lagi deh buat pindah jurusan, tapi kalo ortu lo keukeuh yaaa mau kek mana lagii.. kalo keinginan dua2 nya waaaah itu alhamdulillah bangeeet 
Pokoknya buat adek2 yg mau masuk kedokteran, semangat yaa!!
Trus buat adi heryadi semangat terus yee nulis blognya! Menurut gw lo adalah anak cowok paling bisa diandalkan di kelas sekaligus paling enak buat dikata2in atau dicengin huahahahaha dan semoga adi bisa langgeng sama ica ya !kiuuuwww kiuuwwww hahahaha

(No name)

Aslkm. Wr. Wb
Dasyat deh pokooknya tulisan ini. Pokok nya ini yang akan gu jalani selama 4 tahun ke depan. Semangat.
Buat penulis, lanjutkan ia.


(Inisial R)
Aku seseorang berinisial straaawberrry eskrim ikanbakar lelelela apaajaaboleee panggilann aku sailormooonnnn ;D
Hahahahaahha...Cuma mau komeeentaar yaaa menurut aku dunia itu emang kejam ...gak Cuma kedokteraan ajaaaa taauu, kita harus bersyukur dengan apa yang kita punyaaa...yang paling penting dalam hidup adalaaah cintaaaaa baru kemudiaaaan materi hahahahahahaha...aku bersyukur bisa ada di kedokteeraaan, nunggu kkd laamaaa, liat urin. Feses, dan benda-benda sampaah tubuh kitaaaaaaa karena walopun itu adalah susaaah semua itu ga akan diberi pada kita oleh Allah di luar kemampuannyaaaa betuuuuul gak??? Hahahahaha. mari kita menjaadi doookterrrrr yang hebat dunia akhiraaaaaat semangaaaatssss!!!!!!!
Untuk menuju cita-cita yang kuinginkan dari kecil, aku rela menempuh perjalanan yg berliku ini, karena akan berakhir dengan kebahagiaan & menyenangkan 
Aku cinta hidupku. Aku suka kuliah di kedokteran, walaupun cape, tapi ada banya cerita 




Minggu, 04 Desember 2011

SAYA DAN KETUA KOMUNITAS WARIA INDONESIA

Ada yang berbeda dan unik untuk memperingati Hari AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember lalu yang diselenggarakan di Fakultas Kedokteran UIN tahun ini. CIMSA Lokal UIN melalui SCORA (Standing Committee on Reproductive Health) sebagai penyelenggara benar-benar membuat terkesan semua orang yang hadir, termasuk saya. Pasalnya, untuk tahun ini Scora Cimsa mengundang Mba Leni, Ketua Srikandi Sejati, yang merupakan komunitas waria Indonesia. Temanya adalah : First Aid for AIDS


Mba Leni menerangkan bagimana kehidupan yang dijalani oleh seseorang yang mengidap AIDS atau dinamakan ODHA. Pada awal-awal kasus terjangkitnya HIV, kebanyakan orang tersebut cenderung menunjukkan reaksi-reaksi keras seperti menolak hasil tes, menangis, menyesali dan memarahi diri sendiri, bahkan mengucilkan diri sendiri. Saat-saat seperti itu merupakan gejala psikologis yang justru dapat membuat orang tersebut semaikin terpuruk. Pembinaan terhadap ODHA diperlukan agar selanjutnya ODHA kembali melanjutkan hidup. Selain itu disinggung juga mengenai peran keluarga, teman dan pemerintah terhadap ODHA saat ini. 

(Foto : Saya dan teman-teman berfoto setelah menorehkan tanda tangan)

Mba Leni mengatakan bahwa Srikandi Sejati ini berdiri pada tanggal 28 September 1998. Saat ini sudah mempunyai struktur organisasi yang berjalan lancar di tiap wilayah dan mendapatkan kucuran dana setiap tahunnya dari USAID sebesar 700 juta rupiah. Luar biasa !

Beberapa hari sebelumnya, terlihat kesibukan panitia yang mengumpulkan tanda tangan sebanyak-banyaknya dalam sebuah kain yang panjang sebagai bukti perhatian kita terhadap para ODHA. 

( Foto : Kemeriahan acara )




Sabtu, 03 Desember 2011

MANKADTRI...DATANG LAGI !

Hari ini, Sabtu 3 Desember 2011, Mankadtri resmi dimulai dan ditandai dengan gunting pita oleh Ketua Mankadtri, Annisa Nurhayati dan Wakil Ketua BEMJ Pendidikan Dokter, Faris El-Haq. Mankadtri akronim dari Masa Kaderisasi Terintegrasi, sebuah kegiatan berkelanjutan yang setiap tahun diselenggarakan untuk mahasiswa baru di FK UIN Jakarta. 


Seperti tahun sebelumnya, Mankadtri tahun ini juga diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan  Pendidikan Dokter, CIMSA (Center for Indonesian Medical Students’ Activities ) dan USMR (UIN Syahid Medical Rescue). Mankadtri rencananya akan selesai pada bulan  Februari tahun depan.

(Foto : Tampak beberapa mahasiswa yang mendapat sanksi keterlambatan dengan mengalungkan medali bertuliskan "saya telat")

Hari pertama Mankadtri ini diselenggarakan oleh BEMJ PD dengan tema “Pengenalan Pendidikan Dokter” yang didalamnya berisi materi mengenai seputar dunia kedokteran dari mulai Pre-Klinik, Klinik (Koas), Internship sampai menjadi dokter.


Pembicara pertamanya adalah Nur Afida selaku Sekretaris Umum BEMJ yang memberikan materi mengenai surat menyurat serta proses perizinan dan pembicara kedua adalah Kak Surya Pratama, selaku pembina departemen kaderisasi yang telah menyelesaikan Koas di RSUP Fatmawati akhir-akhir ini. Acara dimeriahkan dengan adanya penampilan tari saman dan ditambah lagi dengan duet pembawa acara yang begitu "menggemaskan".

Satu kata menurut saya untuk Mankadtri BEMJ : "Menarik"


Selasa, 29 November 2011

PERCAKAPAN DI DALAM TOILET


Film ini dibuat pada saat kami menginjak kelas XII SMA. Film ini sebenarnya berdurasi 30 menit dan tayangan ini merupakan trailer dari film aslinya. Film ini menceritakan mengenai seorang bos yang mengungkapkan pengakuan mengenai kehidupannya ke supir pribadinya di sebuah toilet. 



Di dalamnya berisi mengenai kesedihan, cinta, penyiksaan dan kesedihan. Apa yang terjadi selanjutnya ? saksikan kisahnya lewat penggalan film ini...



THE KATRO MAN (TRAILER)

Tayangan ini adalah sebuah ringkasan dari film The Katro Man yang berdurasi 30 menit yang dibuat oleh anak-anak Exict, panggilan untuk kelas IPA 5 di Smanda Kota Tasikmalaya. Film ini dibuat pada saat kami masih duduk di bangku kelas XI, atau kira-kira 5 tahun ke belakang. Film ini adalah film berbahasa inggris dan menceritakan mengenai dua orang siswa yang memakai obat terselarang yang didapatkan dari sebuah bandar sabu.

Tidak hanya dipakai sendiri, barang haram tersebut juga diberikan kepada seorang pemuda yang berasal dari dewasa, berpenampilan cupu dan dijuluki dengan nama “Katro Man”. Tanpa mereka sadari, dua polisi berperawakan tinggi besar menguntit mereka dan menggerebek rumah mereka. Apa yang terjadi selanjutnya ? saksikan kisahnya lewat penggalan film ini...






Senin, 28 November 2011

GOOD BYE MR. KADAVER

“ Kamu yang paling pojok, ayo ikut saya masuk ke Anatomi..?”
“Siapa Kak, saya maksudnya ?” jawab saya.
“ Iya, siapa lagi emangnya...sekarang giliran kamu...!” Teriak salah seorang panitia ospek yang waktu itu menunjuk saya. Tanpa berkata apa-apa saya langsung mengikuti langkahnya dengan sedikit menundukkan kepala ditambah bulu kuduk yang masih merinding dari sejak pagi.

Bayangkan saja, berbicara anatomi adalah berbicara tentang hal-hal yang sudah diawetkan, dan itu berarti berbicara tentang mayat, bukan kodok atau ayam, melainkan mayat manusia. Kaki sedikit sulit untuk memasukinya ketika saya tau banyak teman-teman lain yang menangis dan menjerit-jerit, sungguh terlalu.
Benar saja, ruangannya sengaja di desain dengan warna gelap ditambah dengan alunan musik gamelan jawa yang diputar dari sebuah tape recorder yang semakin membuat merinding bulu kuduk.

“Masuk ke ruang pertama !”
“lalu buka penutupnya..!” teriak salah seorang panitia yang tidak saya ketahui suara itu berasal darimana, benar-benar gelap.

Saya berjalan perlahan-lahan, dan tiba-tiba ada lampu senter mengarah ke arah saya.
“Astagfirullah..astgfirullah...!” saya hanya bisa membaca kalimat itu, benar-benar terkejut dan puncak ketakutan memenuhi pikiran saya waktu itu...

Tangan saya begitu bergemetar ketika tau bahwa yang saya buka adalah....


mayat yang masih utuh. Sendirian bersama mayat dan berada dalam kegelapan serta diiringi dengan suara gamelan jawa. Bukan hanya sampai disitu, saya juga disuruh memindahkan mayat itu dari satu meja ke meja yang lainnya, dan itu sendirian. Ditambah lagi, zat formalin yang digunakan sebagai pengawet benar-benar membuat mata saya begitu perih.

“Tet...tet....tettt...!” Bel yang berasal dari ruang anatomi ini berbunyi kencang dan saya mengira bel itu juga tanda selesainya acara menarik ini. Tapi ternyata bunyi itu sebagai pertanda bahwa saya harus memasuki ruang berikutnya.

Tidak perlu saya jelaskan lebih rinci, yang pasti saya harus memasuki 5 bagian lagi dan makin kesana makin menakjubkan buat jantung saya.

Itu adalah pertama kalinya saya berkenalan dengan kadaver atau mayat yang diawetkan. Buat kami sebagai mahasiswa kedokteran, mereka adalah profesor-profesor besar yang banyak berjasa. Tiap modul kami menggunakan jasa dan ilmunya untuk memperdalam ilmu kedokteran selama hampir tiga tahun.

Modul sekarang adalah modul terakhir di jadwal pre-klinik yang ada tulisan anatomi, itu akhirnya kami juga terakhir bisa melihat dan berjumpa dengan mereka. Terimakasih atas semua yang telah diberikan, mereka adalah para guru besar yang sebenarnya.




MESKI KALAH, SEMANGAT HARUS TETAP ADA

Sekali lagi, Indonesia harus menanggung malu atas kekalahan di babak final SEA Games. Hal ini terasa begitu menyakitkan karena kalah pada saat adu penalti. Menurut saya, adu penalti tidak lain hanyalah adu keberuntungan. 

Menonton langsung final SEA Games membuat saya merasa sedih dan takut. Sedih karena kekalahan dan takut karena tepat dibelakang kursi saya penonton berdesak-desakan dan banyak yang pingsan. Begitu banyak yang terjepit dan kehabisan oksigen, benar-benar mengerikan, tapi ironinya polisi hanya berdiam diri di depan lapangan.



Sabtu, 26 November 2011

SEBUAH KISAH YANG SANGAT INSPIRATIF !

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah.

                        =============================

Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft.
Manajer SDM mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.

'Anda bekerja "katanya.
"Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja."
Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '.
"Maafkan aku", kata manajer HR. Jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan. "

Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $ 10 di saku. Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10kg peti tomat. Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah.

Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.
Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $ 60.
Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya hari demi hari uang keuntungan yg didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari.

Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.

5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat.
Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.
Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan.
Ketika percakapan broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.

Pria itu menjawab, "Aku tidak punya email."

broker itu menjawab ingin tahu mengapa ia tidak punya email,

'Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email!!? "

Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!"



Minggu, 13 November 2011

MATA MINUS DAN PLUS KEMBALI NORMAL

Ada beberapa orang yang sempat membaca postingan saya dan mengirimkan email mengenai “Menghilangkan Mata Minus dan Plus dengan Lasik”, untuk itu saya mau lebih berbagi lagi. Alhamdulillah, salah satu keluarga saya yang sudah dilasik tahun kemarin tidak pernah bermasalah lagi dengan penglihatannya. Lasik sendiri yang saya tahu ada dua macam, yaitu Lasik biasa yang harganya antara 10-15 Juta (Di berbagai Rumah Sakit besar tersedia ) dan iLasik yang harganya 25-30 juta (Setahu saya hanya ada di Jakarta Eye Center dan Klinik Mata Nusantara, Jakarta).

Hal pertama yang dilakukan pada prosedur LASIK adalah membuka lapisan permukaan kornea mata. Kemudian dilakukan excimer laser untuk menghilangkan sebagian lapisan kornea. Teknologi canggih ini mengubah bentuk lapisan kornea, sehingga secara permanen menyembuhkan miopia (rabun jauh), hypermetropia (rabun dekat), serta astigmatisme (mata silinder). Lapisan permukaan kornea yang dibuka tadi (flap), dikembalikan ke posisi semula. Karena prosedur LASIK hanya dikerjakan pada lapisan dalam kornea saja (permukaan kornea sama sekali tidak disentuh), maka tidak ada rasa sakit pasca tindakan. Flap akan secara alami melekat kembali setelah beberapa menit tanpa perlu dijahit sama sekali.
Siapa saja yang bisa menjalani prosedur LASIK ?

Agar dapat menjalani prosedur LASIK, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:
Berusia 18 tahun ke atas.
• Memiliki penglihatan yang stabil paling tidak selama 6 bulan.
• Tidak pernah memiliki penyakit mata yang serius.
• Tidak sedang hamil.
• Tidak menderita diabetes dengan kadar gula yang tidak terkontrol.


Sebelum menjalani prosedur LASIK, Anda diharapkan untuk konsultasi dengan Dokter Mata Anda. Kemudian mata Anda akan diperiksa dan beberapa tes khusus harus Anda jalani untuk menentukan apakah prosedur LASIK tersebut sesuai untuk Anda. Anda perlu menyediakan waktu sekitar 2 jam untuk menjalani semua tes khusus di atas.

Apakah yang dirasakan saat tindakan ?
Mata Anda akan terus dibuka dengan pembuka mata, dan yang harus Anda lakukan hanyalah menatap pada satu titik sasaran (biasanya lampu merah kecil yang berkedip-kedip) pada mesin laser. LASIK dilakukan pada pasien tanpa rawat inap dengan anestesi topical (tetes mata). Anda akan tetap sadar selama prosedur berlangsung, yang memakan waktu kurang lebih 10 menit per mata.

Seperti apa penyembuhannya dan seberapa cepat penglihatan membaik?
Setelah LASIK, mungkin Anda akan merasa lelah, mata merah, dan tidak nyaman, tetapi tidak terasa sakit. Mungkin juga Anda merasakan mata seperti berpasir dan sensitif terhadap cahaya. Gejala-gejala ini sangat terasa selama 1 sampai 6 jam pasca tindakan, dan akan mereda setelah 8 sampai 12 jam. Penglihatan biasanya terasa berkabut selama 2 sampai 3 jam pasca tindakan, setelah itu penglihatan berangsur-angsur akan menjadi tajam seperti orang normal. Umumnya dalam waktu 24 jam, tajam penglihatan akan mencapai 100%. Dapat dimungkinkan juga terjadi penurunan tajam penglihatan dan silau saat melihat pada malam hari, tetapi hal ini akan membaik dalam jangka waktu 1 sampai 3 bulan.

Apa yang terjadi setelah tindakan ?

Anda akan diberi obat antibiotik dan tetes mata (sesuai resep dokter). Semacam lubrikan tetes mata mungkin juga akan diresepkan untuk Anda untuk menghilangkan rasa kering yang mungkin akan Anda alami. Pemeriksaan lanjutan akan dilaksanakan setelah tindakan, sebanyak kira-kira 3 sampai 4 kali tergantung pada kondisi mata Anda.

Apakah dapat dilakukan pada kedua mata bersamaan ?

Ya. Riset telah membuktikan bahwa LASIK pada kedua mata dapat dan aman dilakukan secara bersamaan. Jika LASIK dikerjakan hanya pada satu mata, maka menjadi tidak praktis dan lebih tidak nyaman karena selain harus beberapa kali datang ke klinik, Anda juga merasakan ketegangan beberapa kali saat akan menjalani tindakan tersebut. Keuntungan lainnya adalah waktu yang lebih singkat, jika LASIK dikerjakan pada kedua mata sekaligus. Juga tidak ada masalah pada keseimbangan antara mata yang sudah dan belum di LASIK. Rehabilitasi juga lebih cepat karena kedua mata dapat sembuh bersamaan.

Efek Samping
Tetap ada kemungkinan efek samping dalam tindakan medis apa pun. Namun jika ditangani oleh Dokter yang ahli, komplikasi serius sangat jarang terjadi. Secara keseluruhan, LASIK aman dan efektif. Efek samping yang bisa terjadi antara lain:

Tajam penglihatan pasca tindakan yang kurang atau berlebihan (under atau over correction), ini dapat diperbaiki dengan pemberian laser tambahan (retreatment) setelah kondisi mata stabil. Biasanya hal ini dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan setelah tindakan. Silau saat melihat pada malam hari. Hal ini umum bagi pasien dengan pupil mata yang besar dan pasien dengan miopia yang tinggi. Gangguan ini akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Flap Kornea bisa bergeser jika terjadi trauma pada mata (misalnya menggosok atau menekan bola mata terlalu kuat). Flap ini akan melekat cukup kuat kira-kira seminggu setelah tindakan. Biasanya akan terjadi gejala mata kering. Hal ini akan terjadi selama seminggu setelah tindakan dan akan hilang dengan sendirinya. Pada sebagian kasus mungkin diperlukan semacam lubrikan tetes mata.

Keberhasilan LASIK
Lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia telah menjalani prosedur LASIK. Data di KMN menunjukkan, lebih dari 95% pasien yang telah menjalani LASIK dapat melakukan kehidupan sehari-hari tanpa memakai kacamata ataupun lensa kontak lagi. Kurang dari 5% saja yang masih memerlukan prosedur retreatment. Seluruh hal di atas hanyalah gambaran singkat mengenai LASIK. Konsultasi lebih lanjut dengan Dokter Mata Anda sangat dianjurkan sebelum menjalani prosedur ini.
TEKNOLOGI TERKINI

100% BLADE - FREE KMN dengan bangga mempersembahkan teknologi LASIK paling mutakhir yaitu iLASIK™ dengan iFS™ Advanced Femtosecond Laser. Sebuah perpaduan teknologi best of the best saat ini. iLASIK™ merupakan teknologi LASIK tanpa pisau dengan tingkat keamanan, keakuratan dan kehandalan luar biasa yang belum pernah ada sebelumnya.

Keamanan yang luar biasa
Salah satu proses penting dalam prosedur LASIK adalah pembuatan flap pada kornea. Dengan iLASIK™ yang paling mutakhir, pembuatan flap dilakukan dengan IFS™ Advanced Femtosecond Laser 150 kilohertz, pertama di Indonesia. Pembuatan flap dengan teknologi ini paling cepat, sekitar 10 detik. Bandingkan dengan teknologi femtosecond laser lainnya yang memerlukan waktu 30 - 40 detik. Karena pembuatan flap-nya sangat cepat, maka akan mengurangi ‚suction time‚ pada mata secara signifikan, sehingga dapat terhindar dari komplikasi yang tidak diinginkan. Sementara dalam prosedur LASIK yang konvensional pembuatan flap dilakukan dengan sebuah alat mekanik yang disebut mikrokeratom, semacam pisau elektrik yang di design khusus. Perbedaan di atas baru merupakan salah satu alasan kenapa iLASIK™ begitu aman, begitu mudah dan begitu menakjubkan. Dengan iLASIK™, mata Anda tidak akan pernah tersentuh pisau bedah apapun. Pembuatan flap dibuat dengan menggunakan laser khusus sehingga akan menghasilkan presisi yang sangat tinggi dengan tingkat keakuratan yang sangat luar biasa.

Kelebihan
Paling Cepat . Pembuatan flap tercepat, sekitar 10 detik. Teknologi femtosecond laser lain : 30 - 40 detik.

Lebih Aman
• Energi yang dipakai jauh lebih rendah dari teknologi manapun, sehingga panas yang dihasilkan ke mata juga jauh lebih rendah.
• Permukaan kornea menjadi jauh lebih halus dan licin dibandingkan dengan teknologi lainnya.
• Flap yang terbentuk mempunyai daya rekat dan stabilitas yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan teknologi manapun.

Lebih Nyaman.
Dengan prosedur yang sangat cepat, tidak perlu berpindah tempat dan disertai dengan Pelayanan Ramah Sepenuh Hati akan membuat Anda benar - benar nyaman. Tajam penglihatan lebih baik, bahkan dapat lebih baik daripada saat Anda menggunakan kaca mata. Flap lebih tipis, sehingga pasien yang tadinya tidak bisa di-LASIK karena korneanya tipis, sekarang mempunyai kesempatan untuk menjalani prosedur ini.

Presisi lebih tinggi,
iLASIK™ juga memberikan jaminan bahwa ketebalan flap yang dibuat benar-benar sesuai dengan yang diinginkan dan rata pada semua bidang flap yang dibuat.

Mengurangi gejala mata kering pasca prosedur LASIK,
dengan iLASIK™ keluhan mata kering pasca tindakan dapat dikurangi secara dramatis.

Retreatment pasca tindakan lebih jarang,
karena keakuratan iLASIK™ yang lebih tinggi maka kemungkinan terjadinya under atau over correction lebih jarang.


Source : Klinik Mata Nusantara, Jakarta






Rabu, 09 November 2011

BELI TIKET KATEGORI II 'DAPETNYA' KELAS VIP

Ada pengalaman yang menarik menurut saya pada pertandingan sepakbola di Gelora Bung Karno saat Indonesia melawan Kamboja kali ini. Bukan dari permainan para pemainnya ataupun bukan dari banyaknya pejabat yang hadir, tapi dari tiket yang saya beli. Saya membeli tiket kategori II seharga Rp. 50.000 tapi duduknya di VIP Barat yang harga tiketnya Rp. 250.000.

Hal ini bermula ketika saya dan teman-teman lainnya mendapatkan tempat duduk di tribun atas. Beberapa menit sebelum pertandingan antara Indonesia dan Kamboja dimulai, beberapa orang pindah dan menaiki pembatas yang tidak terlalu tinggi antara tribun dan VIP Barat. Sontak saja kami juga tertarik apalagi setelah panitia yang biasanya melarang, saat ini malah tidak mempermasalahkan mungkin karena VIP Barat sangat kosong, berbeda dengan VVIP dan VIP Timur yang banyak diduduki Menteri dan para petinggi PSSI. Saat itu juga kami langsung pindah ke VIP, lumayan beli tiket Tribun dapatnya VIP.


Berikut adalah harga tiket sesuai dengan kelasnya :
VVIP: Rp 500 ribu
VIP Barat: Rp 350 ribu
VIP Timur: Rp 250 ribu
Kategori I: Rp 150 ribu
Kategori II: Rp 100 ribu
Kategori III: Rp 50 ribu
Kategori IV: Rp 25 ribu
Wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Dari awal para supporter Indonesia memang tidak pernah berhenti menyanyikan lagu-lagi yang membakar semangat untuk mendukung timnas, apalagi jika menonton pertandingan sekelas Liga Champion atau Premiere League. Ada yang berbeda ketika kita menonton sepakbola di depan TV dan langsung di stadion, karena itu cobalah sesekali datang ke Gelora Bung Karno.
Saya rasa setiap orang sudah tau bagaimana hasilnya, menurut saya Indonesia memang hebat bisa mengalahkan Kamboja dengan skor telak 6-0. Empat gol Indonesia di babak pertama dicetak oleh Patrich Wanggai di menit ke-29 dan ke-40, Titus Bonai pada menit ke-27, dan Gunawan Dwi Cahyo di menit ke-37. Sementara gol tambahan di babak kedua dicetak oleh dua pemain pengganti yaitu Andik Vermansyah dan Ramdani Lestaluhu.








Minggu, 06 November 2011

HIKMAH HARI RAYA KURBAN

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yg banyak. Maka dirikanlah salat krn Tuhanmu dan sembelihlah hewan . 
Sesungguhnya orang-orang yg membenci kamu dialah yg terputus ?

Hari ini, umat muslim di dunia memperingati hari istimewa yaitu Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Karena ingin tahu arti sebenarnya, saya mencoba mencari artinya di kamus. Kata kurban berasal dari bahasa Arab qaruba (fi'il madhi) - yaqrabu (fi'il mudhari') - qurban wa qurbaanan (mashdar) yang artinya, mendekati atau menghampiri. Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya.

Biasanya setiap hari raya, saya menyempatkan pulang ke rumah. Tahun kemarin, saya memaksakan pulang karena ingin kumpul bersama keluarga walaupun harus berdiri di bis dari terminal Lebak Bulus, Jakarta sampai Limbangan, Garut yang berjarak kurang lebih 150 Km. Untuk tahun sekarang, saya melaksanakan sholat di Mesjid Muhajirin yang terletak tidak jauh dari kostan.

Sesuai ceramah dari khotib yang saya dengarkan tadi pagi, bahwa Idul Adha memiliki beberapa hikmah, yaitu :



Pertama: Bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat besar yang telah diberikan.

Kedua: Menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim as yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam.

Ketiga: Agar setiap mukmin mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Isma’il ‘alaihimas salaam, yang mengajarkan kepada kita mengenai arti ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak.

Keempat: Ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang setara dengan hewan qurban.

Hendaklah orang yang berqurban melaksanakan qurban karena Allah semata. Jadi niatnya haruslah ikhlas lillahi ta'ala, yang lahir dari ketaqwaan yang mendalam dalam dada kita. Bukan berqurban karena riya` agar dipuji-puji sebagai orang kaya, orang dermawan, atau politisi yang peduli rakyat, dan sebagainya. Sesungguhnya yang sampai kepada Allah SWT adalah taqwa kita, bukan daging dan darah qurban kita.

Allah SWT berfirman :
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan daripada kamulah yang mencapainya." (TQS Al Hajj : 37)







Kamis, 03 November 2011

POHON KELUARGA

Depatemen Kaderisasi BEMJ Pendidikan Dokter UIN Jakarta baru saja selesai membagikan Kakak Adik Angkat (KAA) periode 2011. Pembagian KAA ini merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh semua mahasiswa kedokteran di UIN Jakarta. Jadi, sekarang Angkatan 2005 s.d Angkatan 2010 memiliki adik angkat di angkatan 2011.

KAA ini merupakan salah satu jobdesk Departemen Kaderisasi setiap tahunnya. Manfaatnya sangat banyak sekali, setiap adik angkat bisa lebih mengakrabkan diri dan mempunyai rasa kekeluargaan dengan kakak angkatnya, bukan hanya sebatas teman di kampus tapi juga keluarga dekat baik di kampus ataupun di luar kampus atau ketika sudah menjadi dokter, contoh kecilnya saja dalam hal peminjaman buku, main ataupun hal-hal lain yang bermanfaat.

Silsilah KKA ini turun-temurun dan terus-terusan dari sejak FK UIN berdiri. Setiap orang di angkatan 2005 mempunyai adik angkat di angkatan 2006, kemudian setiap mahasiswa di angkatan 2006 mempunyai adik angkat di angkatan 2007, dan terus turun-temurun sampai tahun 2011 sekarang ini.


Setiap orang punya pohon keluarga tersendiri. Hal ini dirasakan cukup baik, manfaatnya banyak bukan hanya pada saat pre-klinik di kampus, tetapi juga saat koas di rumah sakit dan bahkan sampai menjadi dokter.

Pembagian KAA yang dilakukan Depatemen Kaderisasi BEM Pendidikan Dokter UIN juga tidak lah asal-asalan, banyak data yang menjadikan pertimbangannya.

Setiap mahasiswa baru di angkatan 2011 tidak langsung diumumkan siapa kakak angkatnya di tahun 2005 s.d 2010. Mereka hanya di kasih petunjuk dalam bentuk nama samaran yang ditulis di kertas, dan mereka diwajibkan mencarinya dan memberikan tanda bukti bahwa ia sudah menemui kakak angkatnya di berbagai tingkatan ke Depatemen Kaderisasi BEM Pendidikan Dokter UIN.