Jurus(kurang)Jitu FKUIN Jakarta-RSUP Fatmawati

Sebuah catatan singkat selama menjalani koas, lebih lengkapnya silahkan cek di Youtube kanal Abdihilap.com

Video abdihilap

Temukan lebih banyak video hanya di kanal abdihilap.com di Youtube

Pages

Rabu, 27 Juli 2011

ARTI "BERSIH DAN SEHAT" DI USIA DINI

Medical Student Community (MSC), merupakan komunitas mahasiswa yang terdiri dari tiga fakultas kedokteran, yaitu FK UIN Jakarta, FK Univ. Muhamadiyah Jakarta dan Cyberjaya University College of Medical Sciences Malaysia. Hari Sabtu tanggal 23 Juli 2011, MSC telah mengadakan Bakti Sosial dan Penyuluhan Kesehatan di SD Negeri 1 Tapos, kecamatan Tanjungsari, kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatannya meliputi penyuluhan cuci tangan, penyuluhan sikat gigi , pengukuran berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk mengukur status gizi , dan pemeriksaan visus mata. Hadir dalam kegiatan tersebut, pembina MSC, Prof. DR. dr. KH. Salamun MPH, MEd, SpM, PhD, Dekan UHAMKA, Dinas Pendidikan Kec. Tanjungsari, dan Komite Sekolah.


Ketua panitia,Adi Heryadi, memberikan sambutan...


Ketua MSC, Pradipta Suarsyaf, memberikan cendera mata kepada kepala sekolah SDN Tapos 1 ...


Pembina MSC,Prof. DR. dr. KH. Salamun MPH, MEd, SpM, PhD....


Panitia Baksos, dari Kiri-kanan, M.Ibnu, Ayu Wilda, Midun, Pradipta, Atingul, Afida, Fernaldi, Abe Umaro...



Penyuluhan Sikat Gigi...



Penyuluhan Cuci Tangan...



Pemeriksaan Status Gizi...




Pemeriksaan Visus Mata...




Peletakan Batu Pertama Medical Student Community...







SURAT TERAKHIR PENDUDUK BUMI DI TAHUN 2070

Dokumen ini dipublikasi di majalah “Crónica de los Tiempos” April 2002.



Senin, 18 Juli 2011

HARGA NAFAS 3,5 MILYAR RUPIAH SETAHUN




Minggu, 17 Juli 2011

FOTOGRAFI, MULAI DARI NOL !

Ada banyak alasan yang membuat saya lebih memilih Kamera DSLR Nikon dari pada merk yang lainnya. Menurut saya, Nikon lebih baik pada kualitas lensa-nya sedangkan Canon lebih baik di bidang technologi. Tapi itu semua ditentukan dari hasil akhir, yaitu hasil foto yang tercetak. Diantara hal-hal yang menarik dari Nikon adalah ergonomi, desain body-nya yang terlihat rock-solid, dan fiturnya yang lebih photographer oriented.

Meskipun tidak menutup kemungkinan ada beberapa kekurangan dibanding pesaingnya Canon dan Sony. Canon tetap lebih canggih terutama sensor CMOSnya yang super clean. Canon unggul di kekuatan sensor dan tentunya batereinya yang hemat. Begitu pula dengan Sony, ada fitur built-in steady shot yang membantu mencegah foto blur karena getaran tangan. Sony juga memiliki dua sensor auto fokus sehingga auto fokus saat mode live view (seperti kamera saku) jauh lebih cepat daripada kamera merek lain. 




Sabtu, 16 Juli 2011

SUKSES, REGENERASI CIMSA !

Lokal CIMSA (Center for Indonesian Medical Student’s Activities) UIN Jakarta telah selesai menyelenggarakan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) kepengurusan CIMSA 2010/2011 hari Jumat, 15 Juli 2011. LPJ ini dimulai pada pukul 15.00 s.d 23.00 WIB. 

Besoknya, Sabtu, 16 Juli 2011 dilanjutkan dengan pemilihan kepengurusan CIMSA Lokal UIN Jakarta 2011/2012. Menurut saya, LPJ yang dipaparkan dari masing-masing Sco dan EB sudah cukup sempurna meskipun ada beberapa LPJ yang keterangannya masih diragukan oleh anggota CIMSA. Semangat !

LPJ ini bukan hanya diikuti oleh anggota CIMSA 2010/2011 saja, tapi juga calon anggota CIMSA di kepengurusan yang akan datang dengan harapan mereka lebih awal diperkenalkan mengenai CIMSA, salah satu organisasi terbesar yang ada di fakultas kedokteran seluruh Indonesia.

Banyak perdebatan yang terjadi, namun semua itu tidak lain adalah untuk masukkan yang sifatnya membangun supaya CIMSA Lokal UIN di masa mendatang semakin berkualitas dari segi SDM maupun kinerjanya.


Berikut ini adalah pengurus inti di CIMSA Lokal UIN Jakarta tahun 2010/2011 dan 2011/2012.

Loco        : Ildza --- M. Ibnu
VLI           : Rica Andriani ---Dian Fithria
VLE          : Ihda Sylvia --- (kosong)
HRODD     : Tiara Amaliyah --- (kosong)
McD         : M. Akbar --- Farid Nurdiansyah
PIC          : Namira --- Ayesha
Treas       : Disa Almira --- Eka
Secgen     : Novianti --- Husnita
Scome      : Faizal Fahmi --- Resti Cahyani
Scope      : M.Atras --- Reani
Scorp       : Arfie --- (kosong)
Scora       : Ning Widya --- Oktavia
Scoph      : Alifia Faraghta --- Adelita

Semangat kawan......


Kamis, 14 Juli 2011

USIA BERTAMBAH, UMUR BERKURANG

Terimaksih untuk semua orang yang telah mendoakan dengan ketulusan di hari ini, semoga Allah SWT selalu membalasnya dengan amal kebaikan yang lebih.

Alhamdulillah, tepat pada hari ini, Rabu, 13 Juli 2011, 21 tahun yang lalu Allah SWT mengizinkan salah seorang keturunan Adam untuk menikmati kehidupan di luar alam rahim untuk pertama kalinya. Mulai menginjak dan mengarungi alam yang ketiga setelah alam arwah dan alam rahim. Hari ini merupakan saat pertama kali saya lahir ke muka bumi (Meskipun tidak ada foto yang membuktikan kebenarannya, tapi yang jelas saya percaya dengan akta kelahiran dari kepala desa). Hari ini juga saat pertama kali saya menghirup udara di alam raya ini, setelah sebelumnya hanya berbatas dinding-dinding perut seorang ibu.

Saya terpilih menjadi salah satu duta-Nya untuk mengemban misi kekhalifahan di muka bumi ini. Tentu hal ini merupakan nikmat yang tidak cukup sekedar disyukuri dengan kata-kata. Betapa angkuhnya manusia, ketika ia tidak menyadari bahwa kehadirannya di muka bumi ini adalah atas izin dan kehendak-Nya. Padahal, sejumlah firman-Nya menyebutkan bahwa tidak ada sesuatu pun yang terjadi di muka bumi ini, kecuali telah Allah tuliskan (tetapkan) sebelumnya.


Berapa pun lamanya usia hidup kita, berapa pun panjangnya umur kita, tidak akan berarti apa-apa ketika tidak diisi dengan serangkaian aktivitas positif (amal sholih). Rasulullah SAW pernah memberikan statemen: “Sebaik-baik manusia adalah yang diberi umur panjang dan diisi dengan amal sholih. Dan seburuk-buruk manusia adalah yang diberi umur panjang dan umurnya dihabiskan untuk hal-hal negatif”.













Selasa, 12 Juli 2011

MY SECOND NOVEL : MIMPI YANG NYATA

Judul       : Mimpi yang Nyata
Dibuat     : Februari Tahun 2011
Penulis    : Adi Heryadi 
( Anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Jakarta )

".....Hidup ini aneh....
Mungkin itulah kata-kata yang akan pertama kukatakan di pagi hari ini. Maklum saja, hampir semalaman aku memimpikan tentang hari-hari sebelumnya yang seolah-olah aku kembali lagi ke masa lalu dan begitu nyata seperti aslinya.

Aku tidak ingin terus bermalas-malasan di kamar tidur. Kubuka jendela di pojok kamar dan tirainya kusingkapkan dengan perlahan-lahan. Tirai yang sudah hampir berusia dua puluh tahun ini terus menemaniku sampai aku remaja saat ini. Warna putihnya sudah agak lusuh dan kehitaman, bukan karena tidak pernah menyentuh air atau detergen, tapi karena harga tirai saat ini sudah melebihi keperluan makan sehari. Dibandingkan tidak makan, akhirnya kuputuskan untuk tidak mengganti tirainya.

Tepat jam lima pagi waktu aku melihat sepintas jam tua di ruangan tengah rumahku. Warnanya keemasan, sampai saat ini jam tua itu kelihatan bagus. Maklum, jam tersebut adalah maskawin yang diberikan ayahku waktu meminang ibu. Sesekali setiap satu jam, ia berbunyi persis seperti suara kakek-kakek yang sudah renta. Bukannya membuat orang sadar akan waktu, jam tersebut malah membuat keheningan malam jadi semakin menakutkan dengan suaranya. 

Kubasuh mukaku untuk berwudu dan langsung kutunaikan shalat subuh dua rakaat. Begitu tenang di hati. 

Tidak terasa matahari dari balik gunung Palu sudah menampakkan diri menyinari halaman rumah yang penuh dengan tanaman. Keluar dengan perlahan-lahan. Tampak malu menyapa bumi. Namun dibalik kelembutannya ia adalah makhluk kuat dan gagah. Riakkan air dari sungai kecil di dekat rumahku pun seakan memeriahkan suasana pagi ini. Kicauan burung-burung kecil dan kokokan ayam jantan dari samping rumah seperti tidak ingin ketinggalan untuk sama-sama berpartisipasi menyambut pagi setiap harinya.

......... lebih lengkapnya, silahkan hubungi penulis. Trimakasih.

MY FIRST NOVEL : KHAYALAN TENTANG KEBERANIAN

Judul        : Khayalan tentang Keberanian
Dibuat      : Agustus Tahun 2010
Penulis      : Adi Heryadi 
       ( Anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Jakarta )
Keterangan Novel :
Seorang dokter ortopedi ketika mengajar mengatakan, “Gimana pun caranya asal orang lain hidup...!!!”, itulah yang membuat saya menulis novel singkat ini.

".......Masih terlalu pagi untuk menyapa matahari yang terbit dari ufuk timur. Dan masih terlalu pagi juga untuk menginjakkan kaki di jalanan hitam yang panas dengan aspal. Tak kupungkiri, aku hidup di kota yang serba realistis, supermewah, dan individualistis, nama yang indah, Jakarta. Gedung- gedung pencakar langit yang indah nan megah, mal-mal yang berdiri di setiap perempatan karena saking banyaknya untuk sebuah provinsi dengan luas wilayah yang tidak terlalalu besar dan pusat hiburan yang berada di sepanjang jalanan. 

Namun di balik semua kelebihan itu, kota ini masih menyimpan slogan “ketimbang ibu tiri, lebih kejaman ibu kota”, bukan tanpa alasan setiap orang slalu menyebutkannya, seperti itulah fakta yang slalu melekat di kota serba realistis ini. Semuanya bisa di dapat asal kita punya lembaran berharga yang bertuliskan ‘bank indonesia’.

......... lebih lengkapnya, silahkan hubungi penulis. Trimakasih.

Senin, 11 Juli 2011

DI BALIK KERAMATNYA ANGKA DAN TANGGAL 13 MENURUT ISLAM

Sejak lama "Angka 13" dipercaya sebagai angka yang membawa kesialan, oleh karena itu angka ini tidak digunakan sebagai nomor kamar di hotel-hotel besar, nomor tempat duduk di pesawat, nomor lantai di gedung-gedung pencakar langit dan sebagainya. Bahkan ada orang-orang yang memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap angka 13 ini, mereka disebut sebagai Triskaidekaphobia.

Salah satunya adalah mereka yang termasuk ke dalam 100 Tokoh Berpengaruh di Dunia yaitu Napoleon Bonaparte, Paul J. Getty, dan Franklin Delano Roosevelt, mereka sangat percaya dengan kesialan angka 13 ini sehingga mereka selalu menghindari makan malam dengan 13 orang.

Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka tersebut tidak membawa hoki. Di negara Barat, angka 13 juga dianggap angka sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya. Kalau kita perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi dunia, kita tidak akan menjumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12 maka langsung loncat ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.

Padahal tanpa kita sadari, angka 13 ini terdapat di berbagai benda di sekeliling kita, mulai dari rumus Barcode yang tertera di setiap produk keluaran pabrik, lambang negara Amerika Serikat, simbolisasi logo Microsoft, simbolisasi logo McDonalds dan lain-lain.

Menurut Islam, anggapan sial dan datangnya bencana karena hari tertentu, bulan tertentu (baca: bulan suro), angka tertentu (angka 13) atau peristiwa tertentu (semisal kejatuhan cecak sebelum pergi atau dilewati kucing) dalam bahasa Arab disebut thiyarah atau tathayyur. 

Istilah ini diambil dari kata thairun yang artinya burung. Hal ini karena pada mulanya orang Arab punya anggapan sial dengan sebab burung. Gerak tertentu yang dilakukan oleh seekor burung bisa menyebabkan mereka mengurungkan diri untuk melakukan suatu hal. Islam datang untuk menghapus keyakinan semisal ini. Islam menegaskan bahwa bahaya dan manfaat hanya ada di tangan Allah.

Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
“Thiyarah itu syirik. Semua kita pasti pernah terbesit di dalam hatinya anggapan sial karena hal-hal tertentu namun Alloh menghilangkannya dengan tawakal” (HR Tirmidzi no 1614, dinilai shahih oleh al Albani).

Jadi thiyarah adalah keyakinan yang tidak benar dan tidak punya pengaruh apapun. Allah-lah satu-satunya yang mengatur alam semesta.

“.........saya sendiri dilahirkan pada tanggal 13 Juli...

Selasa, 05 Juli 2011

MENGAPA ARAH HIDUNG “HARUS” KE BAWAH

Pada masa sekolah dasar dulu, ketika ada pertanyaan : “ Kenapa lubang hidung arahnya harus ke bawah..? ”. Jawaban saya adalah supaya air tidak masuk pada waktu hujan. Menginjak ke SMP, pertanyaan itu muncul lagi, jawaban saya masih konsisten seperti pada waktu di sekolah dasar. Tiba-tiba pada waktu SMA, pertanyaan itu ada lagi, dan jawaban saya masih tetap seperti sebelumnya namun ditambahkan dengan kata : sudah takdir dan kehendak sang Maha Pencipta.

Namun jawaban yang sebenarnya baru saja saya dapatkan secara ilmiah setelah mendapatkan penjelasan dari dr. Fikri, Sp.THT-KL, staf pengajar FK UIN Jakarta. Subhanallah.

Allah SWT berfirman :

Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
(QS. Al Infithaar, 82:6-8)

Ternyata, Allah menciptakan hidung mengarah ke bawah supaya udara yang masuk ke hidung berbentuk turbulen, oleh karena itu tekanan udara yang masuk ke hidung tidak terlalu tinggi. Udara sebelum memasuki hidung berjalan dengan laminer. Laminer merupakan aliran yang ditunjukkan dengan gerak partikel-partikelnya sejajar dan garis-garis arusnya halus.


Dalam aliran turbulen, partikel-partikel seolah-olah bergerak sepanjang lintasan-lintasan yang halus dan lancar, aliran tersebut acak dan mempunyai kecepatan beraneka ragam.


Udara dari arah atas dan depan hidung harus turun dulu ke bawah, setelah itu udara berputar dan naik untuk memasuki lubang hidung.

Senin, 04 Juli 2011

BEKAM DALAM PERSPEKTIF KEDOKTERAN MODERN

Hari Minggu kemarin, tanggal 3 Juli 2011, CIMSA (Center for Indonesian Medical Student’s Activities) UIN Jakarta telah mengadakan Complementary Alternative Medicine (CAM), membahas tentang Terapi Bekam dalam Perspektif Kedokteran Modern. Acara ini merupakan rangkaian acara dari kegiatan Pendidikan Dokter Expo 2011 yang diselenggarakan oleh tiga organisasi di kedokteran yaitu, Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEMJ) Pendidikan Dokter, CIMSA (Center for Indonesian Medical Student’s Activities) dan USMR (UIN Syahid Medical Rescue).

Pembicaranya adalah dr. Muhammad Ali Toha As-Segaf, MARS, beliau adalah Direktur Keuangan Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo, Ketua Himpunan Ilmu Pengobatan Syariah Indonesia, Pakar Thibbun Nabawi & Praktisi Kesehatan Akupuntur & Herbal, Founder of Smart Healing Method dan Penanggung Jawab Rumah Sehat Afiat. Moderatornya adalah dr. Rivalisanto, staf pengajar FK UIN Jakarta.

Acaranya dimulai pada pukul delapan pagi di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta lantai dua. Pesertanya terlihat sangat antusias menghadiri kegiatan dengan sebuah tema yang belum pernah dibahas sebelumnya di lingkungan kedokteran UIN Jakarta.

Metode Bekam adalah metode pengobatan yang istimewa. Meskipun bekam bukan tindakan pengobatan yang merupakan ide orisinal Rasulullah SAW, karena bekam telah ada sejak sebelum Rasulullah SAW, akan tetapi Beliau SAW menjadi saksi kebenaran akan manfaat dari bekam.

Sejak dianjurkan oleh Rasul SAW, maka bekam menjadi masyhur di kalangan umat Islam. Dengan kedatangan Islam berbagai khurafat di seputar bekam dihilangkan dan kebersihan ditingkatkan, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan titik-titik tertentu yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Demikianlah di masa Islam bekam telah menjadi metode pengobatan alami yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Secara praktis prinsip ilmiah dari berbekam adalah membuang toksin dan sel-sel darah yang rusak akibat pengaruh/intervensi radikal bebas. Sel darah yang diintervensi radikal bebas biasanya akan lebih panjang umurnya namun tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga dia akan mengganggu faal tubuh.

Karena sel yang diintervensi radikal bebas tidak bisa mati dan tertimbun pada lapisan kulit kita, maka agar fungsinya dapat digantikan oleh sel-sel muda yang potensial, sel-sel tersebut kita keluarkan secara paksa dengan cara di bekam, dan keadaan ini akan merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel-sel darah baru yang vital. Demikianlah logika manfaat berbekam .

Berfoto dengan dr. Muhammad Ali Toha As-Segaf, MARS...


Antusias peserta...



Panitia CAM...


Alhamdulillah acara berjalan lancar....acara berakhir pada pukul 13.00..

Sabtu, 02 Juli 2011

PENDIDIKAN DOKTER EXPO 2011

Pendidikan Dokter Expo 2011 merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEMJ) Pendidikan Dokter, CIMSA (Center for Indonesian Medical Student’s Activities) dan USMR (UIN Syahid Medical Rescue). 

Acara ini meliputi Pembukaan, Folikel (PSPD Idol dan PSPD Got Talent), Bazaar Buku (EGC, Erlangga), Complementary Alternative Medicine (CAM), Kompetisi Ilmiah (Lomba Poster dan Lomba Essay), Disaster Management, Sirkumsisi dan Hari Anak Nasional.


1. Pembukaan

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 28 Juni 2011 pukul 15.00 di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta lantai dua.

Temanya adalah Pengenalan PSPD Expo, PSPD Performance dan Tausiyah Isra Mi’raj, Pembicaranya adalah Prof. DR. Muradi (Guru Besar UIN Jakarta dan Anggota MUI)





2. Folikel

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 30 Juni 2011 pukul 15.00 di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta lantai dua. Acara ini ditujukan hanya untuk kalangan internal kedokteran.

Temanya adalah PSPD Idol dan PSPD Got Talent, mencari mahasiswa yang berbakat dan mempunyai talenta, baik di segi akademis maupun non-akademis.


3. Bazaar Buku


Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu, tanggal 3 dan 9 Juli 2011. Menyediakan buku-buku murah dan berkualitas terbitan EGC dan Erlangga.

Kegiatan ini juga disponsori oleh Avicenna Book Store.






4. Complementary Alternative Medicine (CAM)

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 3 Juli 2011 pulul 08.00 di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta lantai dua.

Temanya adalah Seminar & Workshop Terapi Bekam dalam Perspektif Kedokteran Modern. 

Pembicaranya adalah dr. Muhammad Ali Toha As-Segaf, MARS (Beliau adalah Direktur Keuangan Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo, Ketua Himpunan Ilmu Pengobatan Syariah Indonesia, Pakar Thibbun Nabawi & Praktisi Kesehatan Akupuntur & Herbal, Founder of Smart Healing Method dan Penanggung Jawab Rumah Sehat Afiat)


5. Kompetisi Ilmiah

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 6 Juli 2011. Temanya adalah Lomba Poster, Lomba Essay dan Acara Rangking 1.

Acara ini juga ditujukan hanya untuk kalangan internal kedokteran.



6. Disaster Management

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 9 Juli 2011 Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta lantai dua.

Temanya adalah Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Penanganan Bencana Gempa Bumi.



7. Sirkumsisi/Khitanan Masal

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 10 Juli 2011 halaman Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta.

8. Hari Anak Nasional

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 24 Juli 2011, Jam 08.00 di Kp. Pemulung Kel. Pisangan, Ciputat.

Temanya adalah Menggambar dan Mewarnai dengan tema Kesehatan, Panggung Boneka dan Penyuluhan Tumbuh Kembang Door to Door.

================================

CP : Rahmatul Fitri (085692650688, rahmatulfithri@yahoo.com), Hilda Fakhrani (08999131272, fakhranifardiani@ymail.com)

Selasa, 28 Juni 2011

TRANSPLANTASI JANTUNG MENURUT KEDOKTERAN ISLAM

Pleno Modul Kedokteran Muslim yang dilaksanakan hari ini di FK UIN Jakarta membahas bagaimana transplantasi jantung dilihat dari segi medis dan islam ?

Rasa ingin tahu manusia yang tidak terbatas serta keinginan hidup abadi tercermin secara nyata sejak tahap awal sejarah transplantasi jantung. Oleh sebab itu, ide penggantian jantung yang rusak dengan yang baru telah berkobar dalam imajinasi manusia sejak beberapa abad yang lalu. Karya pionir Alexis Carrel di awal abad ke-20 telah membawa ide transplantasi jantung keluar dari alam mitologi dan menjadi kenyataan, ia melakukan transplantasi jantung pertama pada anjing yang hanya bertahan hidup selama 2 jam. Untuk karya besar ini, Carrel menerima Penghargaan Nobel di bidang kedokteran di tahun 1912.

Senin, 27 Juni 2011

SOICHIRO HONDA : " LIHAT KEGAGALAN SAYA"

Jika ada pertanyaan siapakah penemu atau pendiri perusahaan otomotif besar di Jepang bernama Honda, maka buku ini adalah salah satu jawabanya secara lengkap. Diterjemahkan dari “The Honda Myth : The Genius and His wake”, Vertical Inc. New York 2006. Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Affan Achyar. Penerbit Hikmah Jakarta, cetakan pertama pada bulan Agustus 2008.

"Mulai dari sepeda motor, mobil, pesawat terbang hingga robot sekalipun."

Baru keluar rumah dan melangkahkan kaki di samping jalan, melihat-lihat kendaraan, pasti mata kita selalu terbentur pada satu merk, tidak lain yaitu Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini memenuhi padatnya lalu lintas jalanan.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan,
selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi...

Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah

Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya.

Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapatmenjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga.

Sepeda motor....


Mobil...


Pesawat terbang...


Robot Asimo...


Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang Raja jalanan.

Kamis, 16 Juni 2011

ISLAM MEMANDANG " BUTA KALA DAN KALAHARU "

Hari Kamis dini hari tadi, tanggal 16 Juni 2011 baru saja terjadi fenomena alam gerhana bulan terlama sepanjang 100 tahun terakhir karena bertahan dari pukul 01.22 WIB hingga 05.22 WIB.

Bercerita tentang gerhana bulan, mengingatkan saya dengan sebuah buku fiksi Mitos dan Kebudayaan Indonesia yang menceritakan tentang sebuah mitos Buta Kala yang memakan bulan dan masyarakat menabuh lumpang (tempat penumbuk dari besi) agar buta-nya cepat hilang. Disamping itu, ada juga yang menceritakan tentang Kalaharu, Raja Siluman yang mencari tirta kehidupan (tirta amerta) yang konon bermanfaat mampu menghidupkan orang yang telah meninggal. Masyarakat berpendapat Prabu Kalarahu akan takut bilamana mendengar bunyi lesung di tabuh.

Tapi bagaimana Islam memandang persoalan di atas ?

Saya mengambil sebuah artikel dari inilah.com, semoga artikel ini bisa menambah keilmuan kita baik dari segi Agama maupun Ilmu pengetahuan.

Bagi orang Arab Quraisy, gerhana bulan dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat.

Di zaman Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut.

Pemahaman yang salah ini diluruskan oleh Rasulullah. Dalam Islam, gerhana bulan adalah bentuk keagungan Allah sebagai Maha Pencipta. Sebagaimana sabda Rasullah SAW dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.044, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”


Namun bagi sekelompok masyarakat, gerhana bulan dikaitkan dengan berbagai mitos dan tahayul. Di negeri China, orang percaya bahwa seekor naga langit membanjiri sungai dengan darah lalu menelannya. Itu sebabnya orang Cina menyebut gerhana sebagai “chih” yang artinya memakan.

Sampai abad ke 19 mereka biasanya membunyikan petasan untuk menakut-nakuti sang naga. Orang Indian juga percaya bahwa seekor naga lah yang membuat gerhana bulan. Mereka lalu menyembah sang naga dengan berendam sampai sebatas leher.

Sementara di Jepang, orang percaya bahwa waktu gerhana ada racun yang disebarkan ke bumi. Dan untuk menghindari air di bumi terkontaminasi racun, mereka menutupi sumur-sumur mereka.

Lalu, Kaisar Louis dari Perancis wafat setelah mengamati gerhana di tahun 840. Konon ia begitu bingung saat kegelapan selama 5 menit dan meninggal karena begitu takut.